... hope my two cents worth...

" So why is it precious?"

"Because besides my full-time job as a wife to Arie, a mother, cook, driver, nanny, cleaner, gardener, entertainer (and so on an on and on) to my lil princess Nicole, I have only very little time for myself to do my own thing except the necessity, thus I really need to spend that time wisely.
In the need of "sharing" things inside my mind to keep my sanity, so here we are...

.. and I hope my two cents worth..."



Tuesday, November 23, 2010

Gastroenteritis

Hati-hati, jangan sering-sering bawa anak keluar...

Sepertinya banyak pesan pesan sponsor seperti itu yang kita dengar. Sebenernya, susah susah gampang juga menanggapi pernyataan yang model begini, memang benar kalo di luar sana banyak virus berterbangan, belum lagi ditambah dengan musim pancaroba yang cuacanya engga karuan di Sydney saat ini, sebentar bisa panaaas, berangin, dingin... engga jelas banget deh.
Memang faktor-faktor tersebut bisa menjadi penyebab atau setidaknya menjadi pemicu yang membuat anak kita sakit, apalagi kalau kondisi tubuh sedang "soak".

Tapi disisi lain, kalau engga keluar-keluar rumah... aduh... apa bedanya sama katak. Lho??? kok katak? iya dong... seperti pribahasa 'bagai katak dalam tempurung' alias bisa kuper dan boseeen dong ah masa di rumah terus... hehehe... gue juga engga tau kenapa si kodok yang dipilih, mungkin dia dianggep salah satu binatang yang engga bisa diem, loncat sana sini.

Nah loh... jadi gimana doong?

Hmmmm... pengalaman gue sih, kitanya yang harus waspada penuh, jeli memutuskan kapan sebaiknya kita keluar dan kapan tidak, itu satu hal. Hal lain lagi yaitu perikeanakan aka kalo anak sakit yah tau diri dong jangan dibawa keluar-keluar, kan bisa nyebarin penyakit ke anak lain...

Itu yang terjadi sama gue dan Nicole. Ceritanya waktu itu kita berdua dalam kondisi tubuh yang prima, diundang main ke rumah temen bersama ibu ibu lain. Kita nge-bakso hari itu... sedap lho... eh kok jadi melenceng... back to the topic, iya ternyata hari itu diantara yang datang ada yang anaknya lagi sakit muntah-berak. Hasilnya, yang datang di hari itu semuanya sakit!
Anak-anak semuanya muntah muntah dan diare, sementara orang tuanya ada yang muntah + diare dan ada yang diare aja, gue yang nomor dua. Tetep aja beteeeee...

Singkat cerita, semuanya itu menguras banyak tenaga dan perasaan. Sebelum gue tau kalau ibu-ibu dan anak-anak lain yang datang hari itu semuanya kena penyakit yang sama, gue engga henti-hentinya mikir dan menyesal, apa penyebab semua ini? kenapa gue kurang hati-hati merawat Nicole? Aduh, kasihan Nicole... dan air mata jatuh menetes dari mata gue...

Arie sampai harus engga masuk kerja 2 hari untuk jagain kita berdua. Bener2 berat rasanya kalau kita sakit dan harus menjaga anak yang sakit (tapi tetep aktif lari sana sini ga bisa diem).

Kita ke ER di Children Hospital dini hari - kena salah diagnosa, masa dibilang Nicole sakitnya ear infection. Kita tau karena keesokan harinya kita ke GP di Pacific Square, dr Christopher Han dan dibilang Nicole kupingnya baik-baik saja, tapi Nicole kena gastro (stomach flu)!

Tips untuk penyakit ini:
* untuk anak yang masih minum ASI, selama 24 jam hanya diberikan ASI (nurse-nya bilang don't worry about giving her any solid)
* harus dikasih minum sering-sering supaya tidah dehidrasi, pemberian minum air putih, hydralite & ASI juga harus sedikit-sedikit, kalau kebanyakan maka anak akan muntah lagi
* dikasih makan pisang supaya poop-nya makin keras kalau diare (it really works!)
* kira-kira berlangsung selama 7 hari
* dikasih perhatian dan kasih sayang!

No comments:

Post a Comment